Visi dan Misi
Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi D4 Teknik Mesin Unesa
Visi
Menjadi program studi ilmu terapan bidang rekayasa manufaktur dan menghasilkan sarjana terapan yang berwawasan teknologi, inovatif, dan berjiwa wirausaha.
Misi
- Menyelenggarakan pendidikan di Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Manufaktur berkualitas yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja dan perkembangan IPTEK, mengacu pada KKNI dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
- Mengembangkan rekayasa dalam bidang teknologi manufaktur yang dilandasi profesionalisme untuk diterapkan kepada masyarakat.
- Mengembangkan kerja sama dengan berbagai lembaga/instansi dan stakeholders dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
- Meningkatkan wawasan teknologi yang berkualitas dan berorientasi pada praktikemi bidang rekayasa manufaktur.
- Menanamkan budaya kewirausahaan dan profesionalisme kepada civitas akademika.
- Membangun tata kelola program studi yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Tujuan
- Menghasilkan lulusan profesional di bidang teknologi manufaktur yang berwawasan teknologi, inovatif, dan berjiwa wirausaha.
- Meningkatkan kualitas penelitian di bidang teknologi manufaktur yang aplikatif.
- Mewujudkan jaringan kerja sama dengan stakeholder dalam kegiatan tridharma perguruan tinggi.
- Mewujudkan sistem pengelolaan program studi yang berkualitas dan berkelanjutan.
- Mendukung ketercapaian lulusan yang siap kerja sesuai kebutuhan industri,
Strategi Pencapaian
Untuk mewujudkan visi, melaksanakan misi, dan mencapai tujuan Program Studi D4 Teknik Mesin, ditetapkan strategi sebagai berikut:
1. Penguatan kurikulum berbasis OBE dan kebutuhan Industri
Menyusun dan mengembangkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang selaras dengan KKNI, SN-Dikti, perkembangan IPTEK, serta kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
2. Peningkatan kualitas proses pembelajaran vokasi
Melaksanakan pembelajaran yang menitikberatkan pada praktik, project-based learning, problembased learning, studi kasus industri, serta penggunaan teknologi manufaktur modern agar lulusan memiliki kompetensi terapan yang kuat.
3. Penguatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan
Mendorong peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan melalui studi lanjut, pelatihan, sertifikasi, magang industri, seminar, workshop, dan kegiatan pengembangan profesional berkelanjutan.
4. Peningkatan kualitas sarana dan prasarana pembelajaran
Mengembangkan laboratorium, bengkel, perangkat lunak rekayasa, peralatan praktik, dan fasilitas pendukung pembelajaran agar sesuai dengan perkembangan teknologi manufaktur dan kebutuhan industri.
5. Penguatan penelitian terapan dan inovasi
Mendorong dosen dan mahasiswa untuk melaksanakan penelitian terapan, pengembangan produk, dan inovasi teknologi yang relevan dengan bidang rekayasa manufaktur serta berorientasi pada penyelesaian masalah nyata di masyarakat dan industri.
6. Peningkatan pengabdian kepada masyarakat berbasis teknologi tepat guna
Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memanfaatkan hasil penelitian dan keahlian di bidang teknik mesin untuk meningkatkan produktivitas. efisiensi, dan kesejahteraan masyarakat.
7. Perluasan kerja sama dengan DUDI dan pemangku kepentingan
Memperkuat jejaring kerja sama dengan industri, instansi pemerintah, asosiasi profesi, alumni, dan lembaga pendidikan lainnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian, magang, rekrutmen lulusan, dan pengembangan kurikulum.
8. Penguatan budaya kewirausahaan dan inovasi mahasiswa
Menumbuhkan jiwa kewirausahaan melalui pembelajaran, pelatihan, inkubasi bisnis, proyek produk inovatif, dan dukungan terhadap pengembangan usaha berbasis teknologi manufaktur.
9. Penguatan sistem penjaminan mutu berkelanjutan
Melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap kurikulum, proses pembelajaran, capaian pembelajaran lulusan, kinerja dosen, kepuasan stakeholder, dan ketercapaian indikator kinerja program studi.
10. Peningkatan daya saing lulusan
Mendorong mahasiswa untuk memiliki sertifikasi kompetensi, pengalaman magang, kemampuan komunikasi, kerja tim, problem solving, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi agar siap bersaing di tingkat nasional maupun global.